Bandara Internasional Kuala Namu (Sumatera Utara ) Bandara yang Paling Termegah dan Tercanggih di Indonesia

Bandar Udara Internasional Kuala Namu adalah Bandara udara untuk Kota Medan, Indonesia . Kuala Namu akan menggantikan Bandara Udara Polonia yang sudah berusia 70 Tahun. Saat selesai dibangun , Kuala Namu di harapkan dapat menjadi Bandara Pangkalan Transit Internasional untuk kawasan Sumatera dan sekitarnya. Berhubung Jarak Ke Malaysia , Singapura,Thailand lebih dekat di bandingkan dari Jakarta. Bandara ini Akan menjadi Bandara Terbesar Kedua setelah Bandara Soekarno - Hatta , Cengkareng . Saat ini Progress Pembangunan Bandara udara sudah mencapai 96 % . Direncanakan Bandara ini akan diresmikan Pada Bulan Maret 2013 ( 1 Bulan lagi).

Dalam membangun bandara tersebut, PT Angkasa Pura II (Persero) menggandeng Incheon International Airport Corporation (IIAC) Korea Selatan, sebagai Sister Airport Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara. Incheon Korea Selatan merupakan salah satu bandara terbaik di dunia. “Kita berharap Bandara Kualanamu juga menjadi salah satu bandara terbaik di dunia,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura II Tri S Sunoko, di Jakarta

Mengapa Bandara Polonia Harus di Pindahkan ke Bandara Kuala Namu ?

Pemindahan Bandara Kuala namu telah direncanakan sejak Tahun 1991. Dalam Kunjungan kerja ke Medan, Azwar Anas, Menteri Perhubungan saat itu berkata bahwa demi keselamatan penerbangan , Bandara akan dipindahkan ke luar Kota . Persiapan pembangunan diawali pada tahun 1997 namun krisis moneter yang dimulai pada Tahun yang sama kemudian memaksakan rencana pembangunan di tunda.


Ada Poin menarik dari Percepatan Pembangunan Kuala Namu ? Apa itu ? Pembangunan Bandara itu seperti mengulangi kisah Jakarta Membangun Cengkareng, Monas, dan Istora Senayan di masa lalu supaya Indonesia Tampak semarak di Mata Dunia atau Palembang membangun Jakabaring sehingga PON dihelat disana dan dunia mengenal Palembang. Paling Tidak 2013 yang ditargetkan bakal rampung , Sumut akan mempunyai Bandara yang membanggakan dengan luas hampir sepuluh kali Bandara Polonia yang cuma 144 hektar. 

Bukan pula karena Bandara Polonia sudah tua dan tak mampu lagi menampung banyaknya penumpang , kata mantan sekda Provsu RE Nainggolan . lebih dari itu Bandara seluas 1.365 hektar dengan terminal penumpang seluas 86.000 meter kuadrat yang disebut-sebut sebagai sanggup memboyong 8,1 juta per tahun itu tentulah akan menjadi "mercusuar raksasa" yang membuat daerah ini akan menjadi terpandang , membanggakan , dan modern di waktu selanjutnya. 

Sebab , Andai Polonia masih kuat barang kali takkan terpikir membangun kuala namu , Tapi percaya lah dengan segala potensi yang ada di dalamnya. Kuala namu kelak akan menjadi Pemantik kebesaran Sumut di mata warga dunia.disebutkan sebagai "Mercusuar raksasa" sebab diwartakan , Kuala namu akan punya dua landasan pacu dan tempat parkir pesawat seluas 30 Hektar maksimal 33 pesawat. Terminal Kargonya seluas 13.000 meter persegi dengan kapasitas parkir tiga pesawat setiap hari. Terminal itu diprediksi sanggup mengangkut 65.000 Ton kargo per Tahun. 

Tak disampai disitu, untuk melancarkan operasional , Bandara ini di lengkapi dengan parkir pesawat berkapasitas sebanyak 1.400 roda empat termasuk Taxi. Kehebatan lain , Akses ke Kuala namu akan ada 10 Pintu masuk didukung pula dengan Pembangunan akses jalan Tol Medan-Kuala namu sepanjang kurang lebih 60 Km 

Kuala Namu sebagai Bandara yang terintegrasi dengan Layanan KA (Kereta Api) memang pertama di Indonesia. KA Bandara Kuala namu-Medan yang akan dioperasikan yang akan dioperasikan PT Railink sebagai anak perusahaan PT KAI. Bersamaan dengan itu di Bangun pula Fly Over ( Jembatan Layang ) Jamin Ginting sepanjang 1.742 meter. Pembangunan Fly Over tersebut dimaksudkan untuk mengatasi kemacetan arus lalu lintas di jalan Nasution Kota Medan, . Seiring dengan pengerjaan secara fisik Jalur kereta api Aras kabu- Bnadara Kuala Namu sedang digenjot berbarengan dengan pembangunan terminal Check in yang mengambil di stasiun besar kereta api Medan. 

Lantas dengan gambar kebesaran "Mercusuar raksasa" itu bagaimana Medan Menyambutnya ?? Selaku Ibukota Sumut , Medan tentu punya tanggung jawab dan andil besar . Begitu juga dengan pengadaan TransMedan (Busway kota medan) sebagai fiders mode Transportasi ke Kuala Namu harus dipertimbangkan secara matang. dan Fasilitas pengaturan lalu lintas KA , seperti kualitas jalur rel dan palang pintu buatlah semoderen mungkin. jangan konvesional, sebab, kereta adalah sarana transportasi massal yang paling aman dan paling diminati banyak orang .


Luas Bandara dan Kapasitas 

Tahap I Bandara diperkirakan dapat menampung 7-10 Juta penumpang dan 10.000 Pergerakan pesawat per Tahun. sementara setelah selesainya tahap II Bandara ini direncakan akan menampung 25 Juta Penumpang per Tahun. Luas Terminal penumpang yang akan dibangun adalah sekitar 6,5 hektar dengan fasilitas area komersil seluas 3,5 hektar dan fasilitas kargo seluas 1,3 hektar Bandara Internasional Kuala Namu memiliki landas pacu 3.750 Meter dan sanggup didarati oleh Pesawat Berbadan Lebar termasuk AirBus A380 
dan mungkin Kedepannya Bandara ini Bandara Tersibuk kedua setelah Jakarta.

Oke,selesai dah postingnya, semoga bermanfaat info-nya. 

sumber :





Comments

  1. Wah beres jg ya.. next time ane ke situ .. :)

    ReplyDelete
  2. mantep nih bandaranya

    ReplyDelete
  3. Semoga dengan berdirinya KNIA, SUMUT semakin maju dalam berbagai bidang kehidupan.
    BRAVO SUMUT !!!!!

    ReplyDelete
  4. @Johannes : sama2 gan
    @Randi : yaps,benar gann :D :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog